Senin, 24 April 2017

Memberi Jarak Pada Cinta, Memaknai Kehilangan

*BOOK DESCRIPTION
Rate             : 3 out of 5
Writer          : Falafu
Publisher      : Media Kita
Cetakan ke-  : Ketujuh, Januari 2017
Halaman       : 248 Halaman
I Have The Copy of This Book













Ada orang-orang yang tidak begitu beruntung, karena kebahagiaannya datang lewat cara merebut senyum dari wajah-wajah di sekitarnya. Ada orang-orang yang memang cara hidupnya sangat malang, karena keberadaannya justru hadir lewat jalan mengecilkan cara hidup orang lain—hanya agar dirinya terlihat lebih besar. Dan ada orang-orang yang justru baru merasa utuh, setelah membuat hati orang yang mencintainya tidak lagi penuh.

Manusia, mereka selalu punya alasan untuk membuatmu bersedih dan hilang kepercayaan akan hadirnya kebaikan. Namun, seberapa pun mereka berusaha melakukannya, hidupmu akan tetap baik-baik saja. Selama kamu bersedia mencoba memahami  bahwa;  setiap manusia hanya sedang berusaha bertahan hidup dengan caranya masing-masing—dan dengan kehilangannya sendiri-sendiri.

My Opinion
To be honest, butuh kekuatan hati bagi saya untuk menghabiskan keseluruhan buku ini (lebaaay). Ketika habis membaca beberapa bagian, air mata saya jatuh tanpa kendali dan kemudian berhenti beberapa waktu untuk menenangkan kembali hati. Buku ini bisa dibilang buku amat super duper galau (bagi orang yang baru saja mengalami kehilangan, kehilangan seseorang atau sesuatu), tapi mungkin akan terasa membosankan bagi kalian yang nggak terlalu suka dengan buku dengan genre seperti ini (yah...karena nanti akan banyak cerita menye-menye sedih menyayat hati). Kali ini saya bakal mulai mengulas mulai dari sampulnya, biar ulasannya nggak melulu tentang cerita-cerita galau yang ada di dalam buku.

Kamis, 06 April 2017

A Random Note

Dan sebagai manusia,
Aku ingin diterima selapang aku menerima..
Benarkah kamu bisa menerima? Benarkah kamu bisa memiliki pemahaman yang lebih?
Bukankah ucapan seringkali tak seirama dengan tindakan?
Bukankah ucapan seringkali tak seirama dengan kata hati?
Entahlah...

Ketakutan terbesarku adalah ketakutan untuk melukai orang lain (lagi)..
Takut untuk tidak bisa diterima..
Takut untuk kemudian harus jatuh terhempas merangkak hingga sanggup berdiri lagi
Bagiku, berdamai dengan masa lalu tidak semudah membalikkan telapak tangan..
1 tahun...2 tahun...3 tahun....atau bahkan sampai kematian datang ke hadapanku
Aku tidak tahu sampai kapan aku bisa berdamai dengan masa lalu...

Berdamai dengan diri sendiri dan Tuhan?
Ah..Itu urusan masing-masing

Rabu, 08 Maret 2017

24, Yeah...I'm Grateful for The Experience that Made Who I Am Now

Signature Pose. Kuta Beach-Lombok

Happy birthday Andin!..Congratulation, you passed another year and  survived trough it all. It’s my commitment to make a flashback article each year for celebrating my birthday, a flashback story about everything that I’ve been through for a year and lesson I’ve learned in order to be a better human in the future (tssah..).

I’m 24 years old now, hell yeah...sudah hampir seperempat abad dan masih saja happily enjoying-me-time-by-myself (bahasa alusnya dari...single). Alhamdulillah, Allah masih memberi saya kesempatan untuk memperbaiki diri, hingga sampai detik ini ketika saya mengetik flashback article alay. Pelajaran-pelajaran yang saya dapatkan dalam beberapa tahun terakhir selalu saya ingat in order to not make the same mistake twice.

Rabu, 04 Januari 2017

2016 Andina Dalam Kata #2016LessonLearned


Akhirnya bab tahun 2016 sub-bab bulan Desember dalam catatan perjalanan hidup Andin ditutup dengan sangat manis. Setelah satu tahun mengalami jatuh yang menjadi sebuah kejatuhan yang sangat berat dari tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini saya juga  perlahan mulai bangkit untuk kemudian berlatih berjalan kembali (agak lebay memang, but that’s what I’ve been through this year). Hanya bisa mengucap syukur yang tiada henti pada Allah atas semua anugerahnya yang berupa kejutan-kejutan manis di sepanjang tahun ini.

Di awal tahun 2016, tidak jarang terlintas pikiran nekat mengerikan di kepala saya hingga pada suatu waktu saya menyadari bahwa hidup adalah tentang menjalani semua keputusan-keputusan yang sudah kita pilih. Tidak mudah memang, menjalani kehidupan sesuai dengan keputusan yang telah kita pilih, karena setiap pilihan memiliki konsekuensinya masing-masing. You only live once, jadikan semua pengalaman yang telah kamu dapatkan sebagai pembelajaran.

Sabtu, 24 Desember 2016

She Let Go

She let go...without a thought or a word..She let go...
She let go of the fear.
She let go of the judgments.
She let go of the confluence of opinions swarming around her head.

Senin, 14 November 2016

Hayaku Yakiniku & Steamboat, Pemberi Rasa Nyaman di Musim Hujan

Dear Bloggies,

Satu porsi Yakiniku reguler, lengkap dengan mentega dan saus cocolnya.
Surabaya yang belakangan ini sering dirundung ‘mendung’ seperti suasana hati saya *setdah* seringkali bikin saya baper (bawaan laper). Niatan untuk kembali diet pun gagal ketika 'kata perut' mengalahkan logika. Alhasil, saya menyambangi Hayaku Steamboat & Yakiniku untuk kali kedua bersama adik saya yang kebetulan ‘menodong’ jatah traktiran kepada saya. Karena sebelumnya sudah pernah makan di tempat ini, saya merekomendasikan tempat ini kepada adik saya yang belum pernah mencicipi enaknya makan daging panggang secara self-service(panggang sendiri) ala film drama Korea yang sering kali kami tonton.

Senin, 07 November 2016

Sedapnya Mie Mapan Surabaya, Bikin Goyang Lidah

Dear Bloggies,

Mie Ayam porsi Jumbo
Panas terik Surabaya akhir-akhir ini membuat saya cepat lapar, dan karena saat itu saya sedang ‘ngidam’ untuk makan Mie Ayam, akhirnya saya bersama dengan mbak-mbak kos teman saya bertolak mencicipi kuliner Mie Ayam di Mie Mapan. Setelah mengantar kakak saya ke Juanda, kita bertiga (saya dan mbak-mbak kos) langsung menuju cabang Mie Mapan di Jl. Kartini. Saya mendapatkan informasi mengenai kuliner satu ini melalui akun instagram milik Mie Mapan baru-baru ini(yang ternyata sudah terkenal sejak tahun 1992!! Udah lama..tapi saya baru tau kuliner ini). Akun instagram milik mie mapan ini selalu update dengan gambar-gambar Mie Ayamnya yang menggiurkan dan beberapa menu andalan lain, membuat saya penasaran mencicipi mie ayamnya (akhirnya keturutan juga..Alhamdulillah).

Selasa, 01 November 2016

Impian Jangka Pendek, Menengah dan Jangka Panjang #3

Dear Bloggies,

Hello November, bulan Oktober 2016 tutup buku dan bab November 2016 akan ditulis. Kali ini saya akan me-review impian jangka menengah saya yang pernah saya posting di sini. Saya yang berencana untuk bisa melakukan solo backpacker ke Lombok dalam jangka waktu 6-18 bulan terhitung sejak bulan April 2015, belum bisa memenuhi target impian menengah yang satu ini. 

Banyak sekali rintangan yang menghadang dalam perjalanan meraih mimpi saya ini, mulai dari finansial hingga masalah hati (saya harus stay FOCUS!!). Alhasil, mimpi saya untuk ke Lombok ini saya masukkan dalam mimpi jangka panjang saya yang memiliki rentang waktu 2 tahun-unlimited. Dalam waktu 2 tahun kedepan dan seterusnya, saya sudah memiliki sederet mimpi yang banyak. Ini beberapa impian jangka panjang saya:

Solo Backpacker ke Lombok

Buat hidupmu bermakna, bagimu dan bagi orang lain di sekitarmu
Source:http://www.cuded.com/2015/09/illustriations-by-pascal-campion/