Rabu, 30 Oktober 2013

Moments with ENT Crew 7th Generation

Dear Bloggies,

Beberapa hari yang lalu tepatnya hari Sabtu (19/10), saya beserta teman-teman crew jurnalistik saya, ENT (EEPIS News and Networking), mengadakan photo session di salah satu tempat wisata yang cukup populer di Surabaya. Kenjeran Park, taman bermain yang juga dilengkapi dengan miniatur-miniatur istana sampai tempat ibadah. Di sana juga terdapat patung Dewi Kwan-Im, salah satu tokoh suci di agama Buddha. Saat mencari tempat photo session  yang pas, kami berfoto terlebih dahulu di depan pintu kuil Dewi Kwan-Im. Setelah mencari tempat foto yang benar-benar apik kami menemukannya di areal hutan mini dekat dengan pintu masuk, disana pula terdapat pra wedding photo session. 

Jreng...jreng..jreng.. hasil foto nya kelihatan bagus dan apik, kami terlihat seperti berlibur di luar negeri pada saat musim gugur. Someday!! FOR SURE!! saya akan bisa menikmati Autumn in Paris!! 

Minggu, 20 Oktober 2013

Craziest Game Ever

Dear Bloggies,

Pukul 04.47 pagi, getting up earlier in the morning. It feels great!! apalagi ketika saya berhasil menemukan lagu dengan lirik paling sweet yang pernah saya dengar :) . Lagu ini diputar di salah satu wedding event selebriti Hollywood. Well, every woman has their dream for their wedding event in the future, including me. Jadi ingat ketika saat kelas 3 SMP dulu di tempat saya kursus bahasa inggris, tutor kami memberikan games yang cukup keren waktu itu. We were pretending to be a couple who want to organize our wedding wanna be, dan entah karena kebetulan mungkin, saya ber-partner dengan kakak kelas saya yang kebetulan menjadi the most wanted boy di SMP saya dulu. Ketika saya masih kelas 1 SMP, kakak kelas saya ini menjadi banyak incaran teman-teman saya, tapi sayangnya saya tidak tertarik (hahahaha, he's totally not my type). Berpartner dengan kakak kelas yang ganteng ini pasti menjadi impian bagi teman-teman saya yang naksir (sorry girls, :p).

Selasa, 01 Oktober 2013

Embun dan Perasaan

Dear Bloggies,

Suatu ketika saya tidak sengaja membuka timeline dari salah satu akun sosial media milik saya, dan saya menemukan puisi ini. Puisi yang di buat oleh penulis favorit saya Tere Lije, bahasa nya sederhana namun bermakna, tidak berlebihan dan lugas, saya suka. Terkadang banyak penyair yang menggunakan pemilihan diksi kata yang susah di mengerti, abstrak, saya tidak terlalu suka hal yang abstrak. Oke, enough babbling nya, berikut merupakan puisi yang saya ambil dari penulis favorit saya.

Embun dan Perasaan

Kenapa embun itu indah,
Karena butir airnya tidak menetes
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun