Jumat, 29 Mei 2015

Day-2: Serunya 'Adu Mulut' Berebut Foto di Rumah Pohon-Paralayang Batu

Dear Bloggies,
Signature Pose of Mine di Tree House
Tiba-tiba saya terbangun pada pukul 00.30 pagi hari. Dinginnya kota batu benar-benar menusuk tulang, padahal saya sudah memakai kaos kaki, jaket tebal dan selimut namun udara dingin di tengah malam terlalu menusuk tulang saya. Menoleh ke sebelah kanan, saya menemukan Dian dan Zia sudah terlelap tidur. Saya merasa was-was, karena hanya ada kami bertiga di emperan masjid besar Kota Batu, sesekali saya mendengar suara langkah kaki penjual makanan kaki lima yang mendorong gerobak mereka pulang di gang kecil di belakang masjid. Karena tidak bisa tidur, akhirnya saya membaca buku (untung saja saya sudah membawa bekal novel ‘Antologi Rasa-Ika Natassa).

Jumat, 22 Mei 2015

Day-1: Tiga Cewek Lucu Fun Trip ‘Nekat’ ke Batu-Malang

Dear Bloggies,

Pada liburan semester ganjil di bulan Februari lalu, saya dan ke dua teman saya nekat jalan-jalan ke Batu dengan modal ‘gembel’, menginap di masjid. Ya..menginap di masjid, bayangkan saja ada tiga cewek lucu-lucu dan imut tidur di emperan masjid besar. Kami memilih menginap disana karena ingin berhemat dan bisa mencicipi tambahan tempat wisata lainnya. Saya dan Dian, yang kebetulan berbeda jurusan di Kampus, berangkat dari Surabaya menggunakan mobil Dian. Kami berdua berangkat pukul 6 pagi dari surabaya, karena kami harus menjemput Zia yang sudah berada di Malang di rumah salah satu teman SMK nya dulu.


Jalanan Surabaya-Malang pagi itu masih belum sepadat biasanya sehingga dalam waktu 2 jam kami sudah sampai di rumah teman Zia. Disambut hangat oleh Ibu-nya, teman-nya Zia (duh..susah nyebutnya), kami disuguhi sarapan disana sebelum melanjutkan perjalanan. Jujur, Ibuk-nya ini baiiiikkk banget...karena kami saat itu juga belum sarapan sih J, tau aja buk..terima kasih untuk sambutannya.
Miniatur Gajah yang Disusun dari Televisi Bekas

Minggu, 10 Mei 2015

Kuliner "Huh..Hah" Mie Akhirat dan Sensasi Uji Nyali di Raja Duren

Dear Bloggies,
Tampak depan resto Mie Akhirat dan Raja Duren yang bertetanggaan

Iseng-iseng ingin menambah refrensi tempat makan yang menyajikan kuliner makanan pedas, akhirnya saya mencoba mampir di salah satu resto yang bernama unik, Mie Akhirat. The name is actually weird for me, dan dengan nama uniknya saya rasa itu juga bisa 'menjual' karena menimbulkan rasa penasaran seperti apa rasanya menjajal Mi Akhirat.

Selasa, 05 Mei 2015

Book Review: The Princess in Me, Diet Tak Semudah Membalikan Telapak Tangan

Dear Blogggies, 

Cover buku The Princess in Me
Ada tiga hal yang sangat disesali oleh Pri dalam kehidupannya: namanya, bentuk tubuhnya, dan kampusnya. 
Andai Papa dan Mama tidak menamakannya Princess, pasti tidak ada seorang pun yang menertawakannya saat dosen sedang mengabsen. Kalau bentuk tubuhnya indah seperti Ditya sahabatnya, pasti Ryan tidak akan menjatuhkan pilihannya kepada Vivian, cewek cantik yang angkuh itu. Dan, kalau saja Papa miliuner, tentu dia bisa kuliah di jurusan fashion design yang lumayan mahal itu, bukannya di fakultas hukum yang setengah mati membosankan ini. 

Tapi segala sesuatu yang dimiliki seseorang akan terus dibawa sampai dia mati, kan? Buat apa disesali? Yang bisa kita lakukan hanyalah menerima kenyataan itu atau berusaha mengubahnya. Dan Pri memutuskan untuk melakukan pilihan yang kedua. 

Kali ini saya akan me-review salah satu buku koleksi saya. Buku ini di publish lumayan lama, sekitar tahun 2005, sepuluh tahun lalu (buku yang saya punya masih awet loh). Dulu saya tertarik membaca buku ini karena pada saat itu saya sedang mencari buku motivasi untuk bisa kurus, dan setelah window shopping di mall saya menemukan buku ini. Dengan sinopsis buku yang menggugah hati saya, akhirnya saya membeli buku ini.

UN Selesai, Bikini Party Yuk!

Dear Bloggies,


Source: Meme Comic Indonesia
Di penghujung April kemarin, Jakarta diguncang dengan acara bertajuk 'Splash After Party' yang notabene merupakan acara perayaan seleseainya UN SMA. Waktu itu saya yang tidak sengaja melihat undangan itu pada hari Kamis malam (24/04), setelah 'menikmati' undangan via video yang diunggah, saya langsung speechless. Iya, speechless...bagaimana bisa merayakan selesainya UN dengan kegiatan seperti itu. Lha wong jaman saya saja (tahun 2011 lalu) setelah UN masih disibukkan dengan ujian sekolah dan praktik yang bejibun, bagaimana bisaaaaa mereka merayakan dengan menggelar pool party dengan tema summer dress dan menghadirkan para dije-dije an??? apakah jaman sudah berubah begitu drastisnya?apakah terjadi penurunan moral di Indonesia??