Sabtu, 23 April 2016

Perkedel FuRrot, Variasi Lauk untuk Veggie Haters

Dear Bloggies,

Kali ini saya berbagi racikan perkedel tahu yang sudah sangat umum sekali. Perkedel tahu yang saya buat selalu bervariasi, setidaknya saya mencampurkan bahan lain agar tidak bosan. Bagi yang tidak suka wortel, mungkin bisa mencoba resep perkedel FuRrot (toFu-caRrot) ala Andin.

Bahan:
  • -          2 buah tahu ukuran besar (4 buah tahu kotak ukuran kecil)
  • -          2 buah wortel
  • -          2 butir telur
  • -          2-3 sdt garam (atau sesuai selera)
  • -          2 siung bawang putih
  • -          2-3 sdt merica (atau sesuai selera)
  • -          Minyak Goreng

Jumat, 22 April 2016

Sepucuk Amplop Surat dari ‘Narnia’

Dear Bloggies,

Sampul surat yang masih kinclong saat di scan

Kira-kira sepuluh tahun yang lalu, saya menjadi penggemar berat fiksi Narnia karangan C. S Lewis. Semenjak buku nya diangkat menjadi film, saya jatuh cinta dengan dunia dibalik lemari yang menawarkan sejuta petualangan yang didambakan oleh anak-anak. Bertemu dengan mahkluk magis yang ada dalam dongeng dan mitos, berkuda di padang rumput, berlatih pedang dan masih banyak lagi.

Adalah Peter, Susan, Edmund, dan Lucy Pevensie yang secara kebetulan masuk ke dalam lemari tua yang ternyata menghubungkan dunia mereka dengan Narnia. Berawal dari Lucy yang secara tidak sengaja masuk ke dalam lemari dan bertemu Mr. Tumnus, manusia berkaki kambing, di Narnia. Lucy, anak paling kecil dari empat bersaudara tersebut, kemudian mengajak kakak-kakak nya untuk masuk ke dalam lemari tua. Singkat cerita, Peter percaya pada cerita Lucy dan mereka pun masuk ke dalam lemari tersebut bersama-sama. Cerita petualangan mereka di Narnia dimulai saat mengetahui rumah Mr. Tumnus di obrak-abrik oleh bala tentara suruhan White Witch. Saat itu, Edmund yang sudah termakan oleh bujukan White Witch menjadi traitor diantara keempat bersaudara tersebut. Namun itu hanya di permulaan saja, karena Edmund yang masih polos tidak tahu kekejaman White Witch yang membuat Narnia mengalami musim dingin sepanjang waktu.

Jumat, 15 April 2016

Menulis Fan-Fic Sebagai Alternatif 'Pembunuh' Waktu

Dear Bloggies,
Source: hubpages.com
Istilah Fan-fiction menjadi lebih populer belakangan ini, terlebih saat salah satu fan-fiction diangkat ke layar lebar.  Yak! Fifty Shades of Grey menjadi salah satu contoh fan-fiction yang sukses baik buku dan film nya (meski mendapat rating film yang buruk). Buku yang terinspirasi dari kisah Tetralogi Twilight tersebut menjadi sangat populer seketika, begitupula dengan film nya yang ditunggu-tunggu oleh penggemar novelnya (yang ternyata sangat mengecewakan dan penuh kontroversi -_-).


Fan-fiction atau lebih sering disebut Fan-fic adalah cerita fiksi bertokoh idola-idola yang dibuat oleh fans dengan jalan cerita yang bermacam-macam. Menurut hasil tanya-jawab dengan beberapa penulis fan-fic, menulis cerita fiksi menjadi salah satu dedikasi mereka kepada idola mereka lho..(termasuk saya ^o^ ). Karakter idola yang dibuat dalam cerita memang tidak sepenuhnya merupakan karakter asli sang idola, hampir seluruhnya karakter buatan namun dengan penggambaran fisik sang idol (sedihnya, beberapa idol tidak menyukai fan-fic karena karakternya sangat bertolak belakang dengan kehidupan mereka, based on One Direction Interview; sesi interview album FOUR mereka).

Bagi penikmat Fan-fic, pasti sudah tidak asing dengan situs wattpad.com Situs tersebut menyediakan wadah bagi penulis lepas untuk menuliskan cerita mereka tanpa harus takut untuk di copy-paste (copas) oleh orang lain. Tidak hanya fan-fic, beberapa novel karangan penulis amatir banyak ditemukan disini. Cerita-cerita yang disuguhkan pun sebenarnya tidak kalah dengan penulis tenar lainnya.

Pada tahun 2012 sampai 2013 an, saya sempat menulis Fan-fic di situs tersebut dan banyak tanggapan positif tentang tulisannya saya disana. Kesibukan kehidupan kampus membuat saya akhirnya berhenti menulis sampai bab 6. Niatan untuk melanjutkan fan-fic tersebut baru hidup beberapa bulan terakhir, hingga pada akhirnya saya memutuskan menurunkan cerita saya karena ‘pencitraan’ seorang Andina (hahahaha...karena menurut saya, fan-fiction nya not really ‘appropriate’ and seems so ‘smut’ setelah dikembangkan ^o^). Kali ini saya akan berbagi sedikit bagian fan-fic tulisan saya, mungkin bisa dinilai apakah masih wajar fan-fic nya.